Indonesia merupakan habitat bagi manta karang (Mobula alfredi) dan manta oseanik (Mobula birostris), serta memiliki sekitar 17% dari keanekaragaman spesies pari dunia. Selain berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, manta juga memiliki nilai ekonomi tinggi melalui pariwisata bahari.
Raja Ampat merupakan salah satu lokasi penting bagi konservasi manta karang di dunia. Studi jangka panjang Konservasi Indonesia bersama mitra selama dua dekade memperkirakan bahwa sekitar 2.000 individu manta karang berada di Raja Ampat pada 2025. Pertumbuhan populasi ini didukung oleh upaya konservasi terpadu yang mencakup perlindungan hukum, pengelolaan kawasan konservasi perairan, keterlibatan masyarakat, penelitian dan pemantauan ilmiah, serta pengembangan pariwisata.
Untuk mempertahankan capaian tersebut, diperlukan pembiayaan jangka panjang yang mampu mendukung pengelolaan kawasan dan perlindungan manta secara berkelanjutan.
